Senin, 02 September 2013

Air Tiga Rasa dari Lereng Muria

Air Tiga Rasa dari Lereng Muria



Saat mampir ke lidah, air yang sama jernihnya itu berbeda rasa. Ada rasa tuak dan soda, tapi ada juga yang biasa, tawar.



Air 3 rasa | Foto oleh: F. Ulya Himawan


MATA air itu berada di lereng Gunung Muria, Kudus. Tepatnya di Dukuh Rejenu, Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sumber air mengalir di bawah makam seorang ulama asal Baghdad, Irak, Syaikh HasanSadzali.

Untuk sampai ke lokasi ini, perjalanan dilakukan dengan terus mendaki. Pengunjung akan melalui jalan beraspal yang berkelok dengan lebar hanya 1 meter. Dari Japan, desa terakhir, jarak menuju sumber air sekitar 2 kilometer.Bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau bersepeda motor.

Di sisi jalan terdapat perkebunan kopi, tanaman pakis Muria yang lebat, dan palem pegunungan. Keindahan panorama daerah ini makin memesona dengan guyuran air terjun montel yang mengalir deras.

‘’Kalau mau naik ke sana, motor harus fit karena jalannya naik dan berkelok,’’ kata Fathur Rahman, warga Dawe, yang sering naik ke makam Syaikh Sadzali.

Sesampai di lokasi sumber air tiga rasa, pengunjung akan menemukan sejumlahwarung. Di warung itu biasanya tempat mereka membeli botol plastik untuk menampung air dari sumber air tiga rasa bila ingin membawanya pulang.

Para pemilik warung juga menyediakan minuman hangat dan penganan, temankala beris tirahat karena lelah berjalan. Biasanya, lokasi ini ramai pe ngunjung pada Jumat dan Minggu, serta hari besar Islam.

Mata air tiga rasa dan Syaikh Hasan adalah sebuah sejarah yang tidak bisa dipisahkan. ‘’Syekh Hasan Sadzali datang ke Gunung Muria untuk menuntutilmu. Ia datang menemui Kanjeng Sunan Muria,” kata penjaga makam SyaikhHasan Sadzali, Kunardi, akhir pekan lalu.

Diceritakan, Syaikh Hasan Sadzali menghadap Kanjeng Sunan Muria atau Raden Umar Said untuk berguru. Ia kemudian dianjurkan untuk pergi ke sebelah utara lereng Muria, tepatnya di daerah Rejenu.

KehadiranSyaikh Hasan Sadzali yang merupakan seorang ulama menarik minatbanyak santri untuk berguru. Jumlah santri pun terus bertambah. Karena itu, sang ulama dan penduduk sekitar berinisiatif membangun musala. Tepat dibawah musala itu terdapat sumber air tiga rasa yang dijadikan tempat wudu.

Istilah air tiga rasa berasal dari pernyataan para musafir yang meminum air dari tempat wudu ini. “Para pendatang mengaku tiga sumber air itumengeluarkan tiga rasa yang berbeda. Yang pertama seperti tuak karenakeasamannya tinggi, yang kedua seperti air bersoda, dan yang terakhir berasaair biasa, tawar,” lanjut Kunardi.

Sejak saat itulah masyarakat sekitar Gunung Muria dan para musafir yang singgah menamakannya sumber air tiga rasa.

Tiga rasa ini pun dimitoskan memiliki khasiat yang berbeda. Air dari sumur timur de ngan rasa arak dipercaya bisa membawa kesuksesan untuk usaha. Ditengah, air bersoda berkhasiat menyembuhkan penyakit, dan air tawar dari barat berfaedah meningkatkan kemampuan berpikir, pertahanan diri, dankedigdayaan.

“Orang banyak yang percaya. Tapi, itu semua adalah usaha. Yang menentukan adalah Allah,” imbuh Kunardi, yang sudah sembilan tahun menjadi penjaga makam. Makam keramat dan mata air tiga rasa biasanya ramai dikunjungi pada Jumat atau Minggu.

Pengunjung makin berlimpah pada 10 Muharam dan pada hari-hari besar Islam.


Kurang terurus
Tidak seperti wisata ziarah di wilayah lain, saat berkunjung ke sumber air tiga rasa, kita bisa mereguk beberapa kenikmatan berwisata sekaligus. Adapemandangan yang asri di sepanjang perjalanan.

Kesejukan udara pegunungan terus menyapa, membuat lelah cepat hilang. Belum lagi hiburan dendang dari burung gunung dan teriakan berbagai satwahutan yang terus menemani langkah demi langkah.

Namun, keriaan perjalanan harus tetap diiringi dengan kehati-hatian. Jalan mendaki yang sempit dan berkelok juga menyimpan bahaya. Saat hujan, jalanan menjadi licin. Beberapa ruas jalan batu itu cepat ditumbuhi lumut.

Pengunjung bermotor harus membawa kendaraan yang kondisinya prima. Atau, lebih baik menggunakan jasa para tukang ojek yang sudah biasa membawa tamu naik ke atas gunung.

Warga Japan, seperti Fathur Rahman, berharap lokasi ini bisa menjadi tujuan wisata unggulan di Kudus. Hanya saja, fasilitas yang ada masih sangat minim.Begitu juga akses yang tergolong masih sulit.

“Perhatian pemerintah kabupaten untuk mengembangkan lokasi ini sebagai objek wisata masih sangat kurang,” tandas Fathur.

Kalau mau, pemerintah bisa membangun objek wisata arung jeram, tracking, atau sarana outbound. Yang lain, kawasan mata air tiga rasa juga bisa dikembangkan sebagai kebun biologi alam. Di lokasi ini banyak ekosistem yang bisa dimanfaatkan untuk penelitian. Selain manfaat edukasi, warga sekitar juga bisa kecipratan rezeki.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Hadi Sucipto tidak menampik keindahan dan potensi objek mata air tiga rasa. Hanya saja, peran yang bisa dilakukan pemkab sebatas mempromosikan.

“Objek di lereng Muria itu pengelolaannya dilakukan oleh Yayasan Makam Syaikh Sadzali. Mereka yang lebih berhak melakukan pengembangan,” pungkasHadi. 

Read more »

Cara Merakit PC

    
Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana Cara Merakit Komputer Dengan Benar Dan Disertai Gambar, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakitkomputer, mudah-mudahan bermanfaat .. Red. deden


Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitankomputer terdiri dari:


A. Persiapan

B. Perakitan

C. Pengujian
D. Penanganan Masalah






Persiapan


Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
Penentuan Konfigurasi Komputer
Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Pengamanan


Penentuan Konfigurasi Komputer


Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.


Persiapan Komponen dan Perlengkapan


Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
Komponen komputer
Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
Buku manual dan referensi dari komponen
Alat bantu berupa obeng pipih dan philips


Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.





Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.


Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.





Perakitan


Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
  • Penyiapan motherboard 
  • Memasang Prosessor 
  • Memasang heatsink 
  • Memasang Modul Memori 
  • memasang Motherboard pada Casing 
  • Memasang Power Supply 
  • Memasang Kabel Motherboard dan Casing 
  • Memasang Drive 
  • Memasang card Adapter 
  • Penyelesaian Akhir 



1. Penyiapan motherboard





Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.


2. Memasang Prosessor


Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
Turunkan kembali tuas pengunci.





Jenis Slot
Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak


Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.





3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.





4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.





Jenis SIMM
Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.


Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.



5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.



6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.



7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.








8. Memasang Drive


Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard


Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.





9. Memasang Card Adapter


Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
Pasang sekerup penahan card ke casing
Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.



10. Penyelessaian Akhir
Pasang penutup casing dengan menggeser
sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
Pasang konektor monitor ke port video card.
Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.





Pengujian


Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.


Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.


Penanganan Masalah


Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.


Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.
Read more »

Motivasi Hidup Ku

Jangan merusak apa yang kau miliki sekarang dengan mengejar sesuatu yang tidak mungkin kau miliki. Sebab, apa yang ada padamu saat ini bisa jadi merupakan salah satu dari banyak hal yang paling kau impikan
Read more »